
Sebagian siswa mulai SD hingga SMA menganggap UNAS sebagi sebuah bahaya yang siap membuat mereka kecewa. Hal ini sampai membuata para pemburu kelulusan melakukan semua cara untuk mendapat predikat LULUS. Semata mata untuk mendapatkan nilai kelulusan yang diidmkan, para siswa rela mengeluarkat banyak uang untuk membeli soal UNAS atau membayar temanya untuk mendapatkan jawaban. Berita nasional pun tak mau kalah meliput kecurangan - kecurangan tersebut. Hanya satu pertanyaan yang ada di dalam pikaran saya. Yaitu, Bagimana denga pemerintah?
Satu pertanyaan tersebut sudah banyak mengandung jawaban dibaliknya. Entah itu negatif atau positif. Tapi kenyataanya memang banyak peraturan dari pemerintah yang menyulitkan siswa untuk meraih kelulusan atau setidaknya dianggap sulit untuk lulus. Untuk lulus saja siswa harus mendapat rata rata nilai sebesar 5,5 untuk siswa SMA. Tidak begitu sulit sebenarnya. Namun tidak semua iswa hanya memburu kelulusan tapi juga nilai yang memuaskan. Untuk siswa SMA , memang tidak semua universitas yang ingin mereka masuki mencantumkan nilai UNAS sebagai syarat. Tetapi tetap saja mereka menginginkan yang terbaik, alasan gengsi misalnya.
Dari sedikit saja hal seperti diatas sudah cukup membuat sebagian orang ragu bagaimana perkembangan pendidikan di Indonesia. Saya pernah mendengar bahwa akan ada sistem baru UNAS SMA tahun ini (2010), yaitu mengacak siswa yang beda sekolah dalam satu rayon. Namun, ternyata memang tidak dilaksanakan. Mungkin karena kurang matangnya rencana tersebut. Saya juga pernah mendengar bahwa UNAS ditiadakan dan hanya ada SNMPTN untuk masuk perguruan tinggi. Rencana ini terdengar bagus toh UNAS juga tidak terlalu berpengaruh dalam memasuki perguruan tinggi. Hanya saja Soswa butuh predikat LULUS SMA untuk masuk ke PTN atau PTS.Jika UNAS tidak diadakan, siswa akan sedikit lega, namun ada saja pihak yang dirugikan. Pihak manakah yang untung dan yang rugi ? Sebenarnya sudah jelas siapa saja atau pihak mana, tetapi biarkan itu menjadi suatu rahasia umum. Biarkan sistem yang menyelesaikannya dan kita tunggu generasi baru dan alam yang menyeleksi.
Saya sangat berharap akan ada perubahan sistem pendidikan yang lebih baik di masa depan. Dan bantuan dari generasi muda Indonesia saat ini untuk membangun Indonesia adalah kunci.
Satu pertanyaan tersebut sudah banyak mengandung jawaban dibaliknya. Entah itu negatif atau positif. Tapi kenyataanya memang banyak peraturan dari pemerintah yang menyulitkan siswa untuk meraih kelulusan atau setidaknya dianggap sulit untuk lulus. Untuk lulus saja siswa harus mendapat rata rata nilai sebesar 5,5 untuk siswa SMA. Tidak begitu sulit sebenarnya. Namun tidak semua iswa hanya memburu kelulusan tapi juga nilai yang memuaskan. Untuk siswa SMA , memang tidak semua universitas yang ingin mereka masuki mencantumkan nilai UNAS sebagai syarat. Tetapi tetap saja mereka menginginkan yang terbaik, alasan gengsi misalnya.
Dari sedikit saja hal seperti diatas sudah cukup membuat sebagian orang ragu bagaimana perkembangan pendidikan di Indonesia. Saya pernah mendengar bahwa akan ada sistem baru UNAS SMA tahun ini (2010), yaitu mengacak siswa yang beda sekolah dalam satu rayon. Namun, ternyata memang tidak dilaksanakan. Mungkin karena kurang matangnya rencana tersebut. Saya juga pernah mendengar bahwa UNAS ditiadakan dan hanya ada SNMPTN untuk masuk perguruan tinggi. Rencana ini terdengar bagus toh UNAS juga tidak terlalu berpengaruh dalam memasuki perguruan tinggi. Hanya saja Soswa butuh predikat LULUS SMA untuk masuk ke PTN atau PTS.Jika UNAS tidak diadakan, siswa akan sedikit lega, namun ada saja pihak yang dirugikan. Pihak manakah yang untung dan yang rugi ? Sebenarnya sudah jelas siapa saja atau pihak mana, tetapi biarkan itu menjadi suatu rahasia umum. Biarkan sistem yang menyelesaikannya dan kita tunggu generasi baru dan alam yang menyeleksi.
Saya sangat berharap akan ada perubahan sistem pendidikan yang lebih baik di masa depan. Dan bantuan dari generasi muda Indonesia saat ini untuk membangun Indonesia adalah kunci.
hhhemmm.... -_~
BalasHapusmemang sistem pendidikan di Negara kita harus segera dibenahi.. terutama kita sebagai generasi muda harus bekerja keras dalam memperjuangkannya sesuai kemampuan kita... mudah-mudahan kita menjadi generasi muda yang tidak hanya bisa ngomong, mengkritik, dan membual tentang bangsa sendiri tapi juga generasi yang suka bekerja keras membangun negeri dan selalu memberi semangat dan dorongan positif.
Ayo tmen2.... kita bergotong royong membangun negeri ini dengan potensi yang kita miliki masing-masing... Yakin, kita bisa melakukannya dan mewujudkan Indonesia yang Jaya.. dan benar2 merdeka..
Semangaaaatttt........!!!
MERDEKA atau mati mulia .... Allahu Akbar...!!
n_n